Training hari ke 2
Materi di isi oleh Ibu Febi Robianti
“Open Mind Seorang Guru”
Banyak
dari seorang pendidik di sekolah masa
kini hanya mementing dirinya sendiri tanpa harus peduli dengan keadaan siswa
setelah proses belajar selesai, mereka hanya menyuruh dan sehabis itu tidak
lagi tahu menahu keadaan siswanya
selepas keluar dari kelas, banyak
larangan akan tetapi peraturan itu hanya berlaku ketika didalam sekolah
sedangkan ketika mereka keluar sekolah tetap saja seperti itu tidak berubah.
Mereka tidak lagi memandang mana yang tua dan mana yang muda. Jika seorang
pendidik paham akan nilai-nilai kebaikan menurut Qur’an dan hadist justru para
pendidik ini akan mengerti dan tidak mau jika anak tersebut kembali melaukakn
hal-hal yang memang bukan tidak boleh dilakukan. Maka guru seantiasa selalu
menjadi kamera tersembunyi dengan masuk menjadi penyusup dalam pergaulan mereka
sehingga kita tahu apa saja yang mereka lakukan saat berada di luar lingkup
sekolah.
Selepas
sekolah maka kita kembali bersekolah, yakni berguru sebelum mengajar dan tetap
belajar setelah mengajar. Bersekolah tidak identik dengan ber SD, SMP,SMA bhkan
perguruan tinggi dengan berbagai jenjang, tetapi bersekolah adalah berpesantren
kota, bersekolah guru, ber outbound menta leducation, ber one stop studio, ber
rumah kuliner, ber rumah busana, bre green lab, ber kios ramli, ber sekolah
bola, dsb. Dalam bersekolah pasti ada kurikulum yang di bangun, lalu ada akhlak
dengan menjadikan guru sebagai contoh dalam melakukan niali-nilai kebaikan didalam
maupun luar sekolah, kemudian bakat yang mana seorang guru harus tau bakat dan
potensi yang dimilikinya serta bakat anak didik, sehingga dapat memotivasi
dengan tujuan, gairah, dan harapan di masa yang akan datang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar