Jumat, 07 Maret 2014

resume hari ke 2

Training hari ke 2
Materi di isi oleh Ibu Febi Robianti



“Open Mind Seorang Guru”

          Banyak dari seorang pendidik  di sekolah masa kini hanya mementing dirinya sendiri tanpa harus peduli dengan keadaan siswa setelah proses belajar selesai, mereka hanya menyuruh dan sehabis itu tidak lagi tahu menahu keadaan siswanya  selepas  keluar dari kelas, banyak larangan akan tetapi peraturan itu hanya berlaku ketika didalam sekolah sedangkan ketika mereka keluar sekolah tetap saja seperti itu tidak berubah. Mereka tidak lagi memandang mana yang tua dan mana yang muda. Jika seorang pendidik paham akan nilai-nilai kebaikan menurut Qur’an dan hadist justru para pendidik ini akan mengerti dan tidak mau jika anak tersebut kembali melaukakn hal-hal yang memang bukan tidak boleh dilakukan. Maka guru seantiasa selalu menjadi kamera tersembunyi dengan masuk menjadi penyusup dalam pergaulan mereka sehingga kita tahu apa saja yang mereka lakukan saat berada di luar lingkup sekolah.
          Selepas sekolah maka kita kembali bersekolah, yakni berguru sebelum mengajar dan tetap belajar setelah mengajar. Bersekolah tidak identik dengan ber SD, SMP,SMA bhkan perguruan tinggi dengan berbagai jenjang, tetapi bersekolah adalah berpesantren kota, bersekolah guru, ber outbound menta leducation, ber one stop studio, ber rumah kuliner, ber rumah busana, bre green lab, ber kios ramli, ber sekolah bola, dsb. Dalam bersekolah pasti ada kurikulum yang di bangun, lalu ada akhlak dengan menjadikan guru sebagai contoh dalam melakukan niali-nilai kebaikan didalam maupun luar sekolah, kemudian bakat yang mana seorang guru harus tau bakat dan potensi yang dimilikinya serta bakat anak didik, sehingga dapat memotivasi dengan tujuan, gairah, dan harapan di masa yang akan datang.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar